Rabu, 22 Juli 2009

Ketika saat berbuka tak kunjung tiba

0 komentar
Puasa ini sudah cukup berkepanjangan, haus begitu mencekik kerongkongan, lapar telah begitu melilit perut ini..tapi belum tampak sepertinya waktu berbuka kan tiba.
Sudah di dilewati gurun sahara yg kering tanpa air, sudah dijajaki taman-taman buah di pesisir tapi tak ada satupun tanda waktu yang kunanti itu kan datang. Apakah sampai tiba dimana rasa ini telah mati, baru aku mendapatkannya?!. Ketika nikmatnya air tak lagi menyegarkan atau ketika lezatnya makanan tak lagi menggiurkan, karena perut dan kerongkongan ini telah berhenti bekerja.
Apa tak sepantasnya orang seperti aku diberi waktu untuk menyegerakan berbuka?!? Masih terlalu siangkah hari ini buat diriku, sehingga belum waktunya menikmati hidangan surga atau aku telah melewatkan waktu berbuka itu, hingga sekarang aku telah berada dalam kegelapan malam menunggu fajar menyingsing berharap bertemu dengan matahari tenggelam.
Atau karena aku tak punya rezeki yang cukup untuk membeli makanan buat berbukaku ini atau makanan yang terlalu mahal untuk ku beli dibanding dengan rezeki ku yang tak seberapa ini??!
Apa karena aku tak pintar dalam memasak hingga aku tak bisa berbuka, perlukah aku sekolah lebih tinggi lagi untuk dapat memasak makanan buat berbuka ku ini?!
Atau karena air dan makanan untuk ku berbuka mesti diolah lagi supaya menghasilkan masakan dan minuman yang lebih baik?! Siapa yang bisa menjamin makanan dan minuman olahan bisa tahan lama untuk dimakan??!!
Sampai sekarang aku masih menjadi musafir kelaparan dan kehausan dalam teriknya matahari dipadang pasir, sesekali aku melewati pasar digurun ini disana tampak banyak orang yang aku kenal sedang menikmati makanan dan minuman dengan nikmatnya. Tapi tak mungkin aku meminta, itu hak mereka dan nikmat yang ALLAH SWT beri kepada mereka. Bersyukur saudaraku kalian telah menyegerakan berbuka kalian. Berpuasa tak kenal lelah saat berbuka itu yang melegakan. Wallahu a'lam.

Minggu, 31 Mei 2009

Kemana Wahai Semangat?!

0 komentar
Apakah kemaksiatan ku selama ini yg membuat otak ku tumpul dan karatan seperti sekarang ini...
Apakah dosaku selama ini yang memudarkan daya juang ku
Apakah kejadian buruk itu membuat semangatku yang selama ini berkobar menjadi padam
Aku lelah dengan sikapku sendiri terhadap berbagai aktivitas yang ku jalani
Begitu mengalir tak tentu arah, mengampangkan urusan, jauh dari sikap perfectsionist seperti dulu
Bukan seperti ini pada dasarnya diriku...
Apa yang membuatku menjadi seperti ini??!!
Aku memang lebih memahami suatu bidang tapi itu malah tidak cukup membuat hidupku berarti...
Aku bukan yang seperti dulu...
Mungkin hanya beberapa orang saja yang melihatku tidak seperti dulu...
Dan mereka telah jauh dan sibuk dengan berbagai aktivitas yang membanggakan...
Padahal dulunya sama-sama berjuang dalam menempuh kesuksesan, tapi malah aku yang merasa jauh tertinggal jauh dari mereka..
KEMANA KAU PERGI WAHAI SEMANGAT??!!
Jangan tinggalkan aku dalam kehampaan, urusanku didunia ini masih la banyak..cuma engkau yang dulunya membuatku berarti dimata manusia yg cuma melihat ku sebagai sosok yg tak sempurna. Tanpa mu sekarang ini aku semakin tak berarti di mata mereka.
Aku bukan mencari sanjungan dari manusia yg tak abadi

Rabu, 20 Mei 2009

ISTIMEWANYA WANITA

0 komentar
Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini :

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.

2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah
tetapi tidak sebaliknya.

3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.

4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.

5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.

6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat
pada isterinya.

7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.

8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas
yang tak ada pada lelaki.

9. Dll.*


Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN
WANITA ". atau EMANSIPASI WANITA.

Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?

Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan
ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan
dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada
ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah
harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada
suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu / wajib
juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak?

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi
tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan
seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena
melahirkan adalah syahid dan surga menantinya?

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4
wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara
perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya
ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak
lelakinya dan saudara lelakinya.


Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana
saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : sembahyang 5
waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya, dan menjaga
kehormatannya. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara
bagi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya
kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala
orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita .... ** kan **?*

Ingat firman Nya, bahwa mereka(kafir) tidak akan berhenti melakukan segala
upaya, sampai kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan buatan
mereka.

Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, Yang menciptakan kita,
maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala
hukumnya/peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan
dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.



Wa'Allahu alam bish shawab

Senin, 20 April 2009

Doa untuk Kekasih

0 komentar
Allah yang Maha Pemurah...

Terima kasih Engkau telah menciptakan dia
dan mempertemukan saya dengannya.

Terima kasih untuk saat - saat indah
yang dapat kami nikmati bersama.

Terima kasih untuk setiap pertemuan
yang dapat kami lalui bersama.

Saya datang bersujud dihadapanMU...

Sucikan hati saya ya Allah, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencanaMU dalam hidup saya.

Ya Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya, janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya...
janganlah biarkan saya, melabuhkan hati saya dihatinya..
kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya dan jauhkan dia dari relung hati saya...

Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam didada ini dengan kasih dari dan padaMU yang tulus, murni...
dan tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.

Tetapi jika Engkau ciptakan dia untuk saya...
ya Allah tolong satukan hati kami...
bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya...
berikan saya kesabaran, ketekunan dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya...

Ridhoi dia, agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya dengan segala kelebihan dan kekurangan saya
sebagaimana telah Engkau ciptakan...

Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh - sungguh mencintai dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia...

Ya Allah Maha Pengasih, dengarkanlah doa saya ini...
lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan kehendakMU...

Allah yang Maha kekal, saya mengerti bahwa Engkau senantiasa memberikan yang terbaik untuk saya...
luka dan keraguan yang saya alami, pasti ada hikmahnya.

Pergumulan ini mengajarkan saya untuk hidup makin dekat kepadaMU untuk lebih peka terhadap suaraMU yang membimbing saya menuju terangMU...

Ajarkan saya untuk tetap setia dan sabar menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan....

Jadikanlah kehendakMU dan bukan kehendak saya yang menjadi dalam setiap bagian hidup saya...

Ya Allah, semoga Engkau mendengarkan dan mengabulkan permohonanku.

CINTA KAMI BERDUA

0 komentar
Cinta kami berdua...

Bukan berawal dari pendekatan yang lama

Juga Bukan berawal dari keakraban yang panjang.

Melainkan dari keinginan hati,

Untuk mencapai ridho Illahi

Untuk saling berbagi dengan seikat janji

Saling menerima kelebihan dan kekurangan

`Tuk lalui suka duka hidup berdua

Saling menjaga,

dan Percaya.

 

Ka'bah Night | powered by Blogger | created from Minima retouched by ics - id